Menurut beliau (Daud Joseph), kompleksitas persoalan yang dihadapi serta agenda restrukturisasi ke depan membutuhkan expertise yang lebih spesifik untuk memimpin fase transformasi berikutnya
Jakarta (KABARIN) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyatakan menghormati keputusan Daud Joseph yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia.
Danantara juga memastikan akan segera menyiapkan sosok pemimpin baru untuk melanjutkan proses restrukturisasi perusahaan pelat merah di sektor logistik tersebut.
Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara Rohan Hafas mengatakan, pihaknya menghargai keputusan Daud dan berkomitmen meneruskan agenda pembenahan PT Pos Indonesia.
"Kami menghormati keputusan tersebut dan akan segera menyiapkan kepemimpinan baru untuk melanjutkan agenda restrukturisasi PT Pos Indonesia," ujar Rohan dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.
Rohan menjelaskan, selama tiga bulan terakhir Daud Joseph mendapat penugasan dari Danantara untuk memimpin proses evaluasi menyeluruh terhadap kondisi PT Pos Indonesia. Penilaian itu mencakup aspek keuangan, operasional, tata kelola, hingga struktur organisasi perusahaan.
Dari hasil asesmen tersebut, Daud menyimpulkan bahwa PT Pos Indonesia membutuhkan pembenahan secara menyeluruh dan mendasar. Menurutnya, kompleksitas persoalan yang dihadapi perusahaan memerlukan pemimpin dengan keahlian yang lebih spesifik untuk memimpin tahap transformasi berikutnya.
Danantara juga mengungkapkan bahwa proses due diligence menemukan berbagai persoalan keuangan dan tata kelola yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Selain itu, pihaknya mengaku menerima laporan dan menemukan indikasi sejumlah penyimpangan, termasuk dugaan rekayasa keuangan, yang kini sedang ditindaklanjuti melalui proses audit dan investigasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Rohan menegaskan seluruh persoalan yang membebani perusahaan akan diselesaikan secara bertahap. Ia memastikan tidak ada toleransi terhadap praktik yang merusak tata kelola perusahaan.
Menurutnya, seluruh temuan akan diproses secara profesional, transparan, dan sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku.
"Prioritas kami adalah memastikan PT Pos Indonesia kembali menjadi perusahaan yang sehat, profesional, akuntabel, dan berintegritas, sehingga mampu menjalankan mandatnya secara optimal bagi masyarakat," kata Rohan.
Sementara itu, PT Pos Indonesia memastikan pengunduran diri direktur utama tidak mengganggu operasional maupun pelayanan kepada masyarakat.
Corporate Secretary PT Pos Indonesia Iwan Gunawan mengatakan surat pengunduran diri Daud Joseph telah disampaikan secara resmi pada Kamis (2/7) atas dasar pertimbangan pribadi.
Meski pengunduran diri tersebut berlangsung di tengah proses restrukturisasi, Iwan memastikan kegiatan operasional dan kinerja bisnis perusahaan tetap berjalan normal.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Daud Joseph selama memimpin PT Pos Indonesia.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026